"firstly, i confused to take a title for my posting now, i just remember what i did today!"
That's my Review on subject Aqidah:

Beberapa Manfaat membaca Al Qur'an:
- Sarana untuk berdialog dengan Rabb nya.
Hadist Ad Dailani dan Bukhari:
untuk orang yang terbata-bata bacaannya maka dia akan mendapat dua pahala.
- Mendapat pahala 10 kali lipat setiap hurupnya.

Seperti gambar diatas, Al Qur'an bukan hanya kitab suci umat muslim tetapi dia merupakan Lentera dan Kompasnya untuk seluruh umat manusia. Hal ini cloudysky pahami dari kuliah Aqidah tadi siang tentang Al Qur'an. Manfaat yang luar biasa sekali sebenarnya dari kita mempelajari dan mengamalkan Al Qur'an ini, tapi lagi-lagi kesibukan duniawi benar-benar menjadi penghalang yang kuat dan besar pula apalagi untuk usia remaja dan mahasiswa.
Kalau memahami dari isi QS 7:204 tentang etika mendengar Al Qur'an itu, dosen saya bilang sangat prihatin sekali dengan bangsa kita ini. Kita merupak umat muslim terbesar tapi sama sekali tidak mencirikan negara Islam hanya sebatas numpang nama muslim saja. Sedangkan negara lain yang bukan merupakan penduduk muslim malah lebih menandakan sikap-sikap seorang muslim. Dosen saya bilang juga bahwa ada rank tentang negara-negara dengan sifat keislaman dan ternyata negara dengan rank 1 bukan Indonesia, melainkan Selandia Baru dan Indonesia sendiri berada di rank 100an.
Sebenarnya, saya sama sekali tidak menurunkan citra negara tercinta saya. saya hanya mengulas apa yang menjadi keprihatinan.
Oh iya, satu lagi ini masalah respect terhadap Al Qur'an sendiri.
ketika sedang salat berjamaah beberapa orang (khususnya orang muslim) asik dengan kegiatannya tanpa memperdulikan orang yang sedang sembahyang. Khusunya ketika ada sesorang sedang mengaji malah asik ngobrol sekeras-kerasnya seperti tak mau kalah dengan suara orang yang mengaji, dibarengi dengan ketawa-ketiwi, sebenarnya saya maklum saya juga kadang suka khilap dan tidak tahan dengan kebahagiaan ketika mengobrol, tapi karena mengobrol tersebut sedikit mengganggu jadi mending kita cari aja tempat ngobol yang paling asik ketimbang ngobrol di masjid ketika orang sedang shalat ataupun mengaji.
Nah itulah teman, "pikirancloudysky" hari ini, semoga bermanfaat yah. Maaf nih ya, kalau ada yang merasa keganggu dan kurang berkenan. Hilda bener-bener masih belajar!jadi kadang suka takut sendiri tulisannya ada yang salah dan nyakitin hati orang.
That's my Review on subject Aqidah:

Beberapa Manfaat membaca Al Qur'an:
- Sarana untuk berdialog dengan Rabb nya.
Hadist Ad Dailani dan Bukhari:
" Apabila seseorang ingin berdialog dengan Rabbnya maka hendaklah dia membaca Al Qur'an."- Di akhirat nanti orang yang pandai Al Qur'an akan bersama Malaikat yang mulia lagi berbakti sedangkan
untuk orang yang terbata-bata bacaannya maka dia akan mendapat dua pahala.
- Mendapat pahala 10 kali lipat setiap hurupnya.
Etika Mendengar Al Qur'an:
Dan apabila dibacakan Al Quran, maka dengarkanlah baik-baik, danperhatikanlah dengan tenang agar kamu mendapat rahmat." (QS 7:204)

Seperti gambar diatas, Al Qur'an bukan hanya kitab suci umat muslim tetapi dia merupakan Lentera dan Kompasnya untuk seluruh umat manusia. Hal ini cloudysky pahami dari kuliah Aqidah tadi siang tentang Al Qur'an. Manfaat yang luar biasa sekali sebenarnya dari kita mempelajari dan mengamalkan Al Qur'an ini, tapi lagi-lagi kesibukan duniawi benar-benar menjadi penghalang yang kuat dan besar pula apalagi untuk usia remaja dan mahasiswa.
Kalau memahami dari isi QS 7:204 tentang etika mendengar Al Qur'an itu, dosen saya bilang sangat prihatin sekali dengan bangsa kita ini. Kita merupak umat muslim terbesar tapi sama sekali tidak mencirikan negara Islam hanya sebatas numpang nama muslim saja. Sedangkan negara lain yang bukan merupakan penduduk muslim malah lebih menandakan sikap-sikap seorang muslim. Dosen saya bilang juga bahwa ada rank tentang negara-negara dengan sifat keislaman dan ternyata negara dengan rank 1 bukan Indonesia, melainkan Selandia Baru dan Indonesia sendiri berada di rank 100an.
Sebenarnya, saya sama sekali tidak menurunkan citra negara tercinta saya. saya hanya mengulas apa yang menjadi keprihatinan.
Oh iya, satu lagi ini masalah respect terhadap Al Qur'an sendiri.
penjelasan isi QS 7:204 itu adalah Maksudnya: jika dibacakan Al Quran kita diwajibkan mendengar dan memperhatikan sambil berdiam diri, baik dalam sembahyang maupun di luar sembahyang, terkecuali dalam shalat berjamaah ma'mum boleh membaca Al Faatihah sendiri waktu imam membaca ayat-ayat Al Quran.dosen saya sering mengulas kasus-kasus di kehidupan sendiri, nyatanya banyak sekali saat ini muslim yang sudah tidak tersentuh lagi dengan ayat-ayat Al Qur'an. Contohnya banyak sekali masjid-masjid di kampus
ketika sedang salat berjamaah beberapa orang (khususnya orang muslim) asik dengan kegiatannya tanpa memperdulikan orang yang sedang sembahyang. Khusunya ketika ada sesorang sedang mengaji malah asik ngobrol sekeras-kerasnya seperti tak mau kalah dengan suara orang yang mengaji, dibarengi dengan ketawa-ketiwi, sebenarnya saya maklum saya juga kadang suka khilap dan tidak tahan dengan kebahagiaan ketika mengobrol, tapi karena mengobrol tersebut sedikit mengganggu jadi mending kita cari aja tempat ngobol yang paling asik ketimbang ngobrol di masjid ketika orang sedang shalat ataupun mengaji.
Nah itulah teman, "pikirancloudysky" hari ini, semoga bermanfaat yah. Maaf nih ya, kalau ada yang merasa keganggu dan kurang berkenan. Hilda bener-bener masih belajar!jadi kadang suka takut sendiri tulisannya ada yang salah dan nyakitin hati orang.
"let's a stand Amal Ma'ruf Nahi Munkar together!"


